Calon Bupati Belusukan Di Pasar Tradisional

oleh -550 views
oleh

OKU Timur, INDemi mendapatkan dukungan masyarakat calon Bupati OKU Timur Kolonel Inf H. Ruslan, SE.,MM. Mendatangi pasar Tradisional Martapura bersama ratusan pendukung dari tim pemenangan Cabup No Urut 02. Senin, 23/11/2020.

(alt="")calon bupati

Calon Bupati No urut 02 tiba di pasar tradisional Martapura bersama para pendukung dan tim pemenangan Ruslan Herly. Dalam rangka belusukan dan meninjau pedagang yang ada di pasar tradisional Martapura.

Baca Juga :  Operasi Sikat Musi 2020, Polres OKUT Amakan TO

Dalam pantauan awak media investigasinusantara.com, seluruh rombongan pendukung calon Bupati No Urut 02 masih tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Masih menjaga jarak dan menggunakan Masker.

(alt="")calon bupati

Di tengah para pedagang Cabup No Urut 02 Ruslan menanyakan apa keluhan dari para pedagang. Yang sampai saat ini menjadi kendala serta apa yang dibutuhkan oleh pedagang yang ada di sekitar pasar Martapura.

“Saya belusukan ke pasar Martapura ingin memdengarkan keluhan para pedagang. Agar saya tahu akar permasalahan yang dihadapi para pedagang. Sehingga pada saat saya menjabat dan mengemban amanah menjadi Bupati, saya bisa menjawab keluhan itu.” Ucapnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Indeks Tanaman Lahan Non Irigasi, Pemkab OKU Timur Melalui Dinas Pertanian Gelar Rakor Upsus

(alt="")Calon Bupati

Selain itu, Bang Ruslan yang akrab disapa masyarakat itu menambahkan, banyaknya masyarakat yang mengeluh karena berdagang tidak pada tempatnya. Dan ini menggagu pedagang dan pengguna jalan yang lain.

“Ya jelas pasti saya respon karena itu murni keluhan masyarakat. Tunggu saya jadi Bupati..! Akan kita tertibkan karena ini tergantung dengan pemimpinnya. Kalau pemimpin peduli semua akan tertib. Sebaliknya apabila pemimpinnya tidak perduli maka kacau.” Ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Penyaluran Bantuan Pupuk Komersil, Bupati Enos Apresiasi PCNU OKU Timur

Sementara itu salah satu pedagang mengatakan pada awak media. “Kami minta agar pasar tradisional ini lebih tertib lagi, dan pedagang tidak sampai ke jalan karena mengganggu lalu lintas baik pedagang atau pembeli.” Ungkapnya

Print Friendly, PDF & Email