Plh Bupati OKU Terima Audiensi BKKBN Provinsi Sumsel

oleh -549 views
oleh

OKU, IN – PLH Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah Menerima Audiensi Kepala BKKBN Provinsi Sumsel Dalam Rangka Koordinasi Program Bangga Berencana dan
Percepatan Stunting Provinsi Sumsel, Bertempat Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU. Senin, 30/05/2022.

Kadin PPKB Kabupaten OKU Nanang Nurzaman,., Membuka pengantar audiensi dengan menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan Kepala BKKBN Provinsi Sumsel dalam rangka koordinasi dan sosialisasi tim percepatan penurunan stunting terkait program BANGGA KENCANA (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) yang merupakan salah satu program dari BKKBN yang berfokus untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat di Indonesia, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat.

Kepala BKKBN Provinsi Sumsel Medi Heryanto, S.H, M.H., Menyampaikan strategi percepatan penurunan prevalensi stunting harus lebih fokus dengan memprioritaskan area-area yang berdampak paling signifikan terhadap penyebab stunting di masing-masing daerah khususnya Kabupaten OKU, program-program harus dirancang berdasarkan data dan analisa situasi yang komprehensif, dieksekusi dengan konsisten, dikawal dengan sistem pengawasan dan evaluasi yang kuat, serta melibatkan berbagai pihak pemerintah, non-pemerintah dan masyarakat yang berkaitan langsung dengan kasus stunting tersebut.

Baca Juga :  Bupati OKU Timur Hadiri Sidang Isbat Pernikahan

PlhDalam hal ini juga, BKKBN Provinsi Sumsel mengajak BKKBN Kabupaten OKU dan seluruh jajaran dinas terkait untuk melakukan program program pencegahan stunting yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Pusat untuk diterapkan di setiap Provinsi, Kabupaten, Kota yang ada di Indonesia termasuk Kabupaten OKU, guna mengurangi angka stunting mulai dari anak usia dini hingga di masa remaja.

Adapun upaya-upaya yang harus dilakukan dalam mengurangi angka stunting di setiap daerah yang ada di Provinsi Sumsel adalah seperti pendeketan keluarga, pendampingan terhadap calon pengantin di usia remaja dan balita di bawah umur 2 tahun untuk dilakukan penyuluhan dan diberikan pembelajaran agar tidak terjadinya stunting ketika melahirkan anak pertama mereka.

Baca Juga :  Benny J Mamoto Terima Dua Rekor MURI Untuk Museum Anti-Narkoba dan Museum Manguni

PLH Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah.,
Menyampaikan tentunya Kabupaten OKU menyambut baik dalam program yang diberikan oleh Pemerintah secara Nasional tentang penurunan stunting ini melalui BKKBN di setiap Provinsi, Kabupaten/Kota di Indonesia. dan tentunya Kabupaten OKU telah melakukan program program upaya pembekalan kepada masyarakat khususnya remaja di OKU untuk menurunkan angka penurunan stunting ini, melalui BKKBN dan juga Dinas Kesehatan yang ada di Kabupaten OKU.

Dalam rangka menurunkan angka stunting ini Pemerintah Daerah telah sepakat untuk terus mendukung, besinergi bekerja sama untuk selalu mencegah dan mengurangi angka stunting yang ada Kabupaten OKU dan semoga apa yang telah dilakukan oleh Pemkab OKU beserta OPD terkait untuk mengurangi angka stunting ini menjadi hal baik yang dapat diterima dan juga dapat diterapkan oleh masyarakat OKU.

Baca Juga :  SatReskrim Polres OKU Timur Melaksanakan Coaching Clinic Penegakan Hukum Pilkades Serentak 2021

Kadin PPPA Ir. Arman, M.Si., Menyampaikan bahwa Dinas PPPA juga telah melakukan kerja sama bersama pengadilan agama Kabupaten OKU untuk lebih detail lagi memberikan arahan kepada remaja-remaja yang akan menikah agar lebih diberikan bimbingan, arahan dan juga kesiapan mental maupun perekonomian bagi remaja yang ingin menikah, guna mencegah agar dalam proses kelahiran anak nantinya tidak terjadi stunting pada setiap anak.(***)