Meringankan Beban Korban Kebakaran Bupati OKU Timur Berikan Bantuan

oleh -723 views
oleh

Martapura, investigasinusantara.com – Ditengah Kesibukannya, Bupati OKU Timur sempatkan dirinya temui Warga Ahmad Saefudin (45), warga RT 12 RW 04, Desa Perjaya Barat, Kecamatan Martapura merupakan korban kebakaran satu rumah miliknya habis dilahap sijago merah terjadi pada Sabtu sore (12/06/2021) lalu sekitar 16.30 WIB.

Bupati H. Lanosin, ST, saat kunjungannya menyampaikan, turut prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara Kita ini (Ahmad Saifudin) rumahnya ludes akibat kebakaran. Senin Sore, 14/06/2021.

Baca Juga :  Satukan Visi, Pengurus SMSI Akan Gelar TC

“Semoga dia dan keluarga selalu diberikan kesabaran dan ketabahan saya yakin ada hikmah dibalik musibah ini .” Ucapnya.

Selain kunjungannya, Bupati turut memberikan dana santunan melalui  seperti sembako, peralatan dan sejumlah Uang demi meringankan beban keluarga korban.

“Semoga bantuan yang diberi dapat meringankan beban keluarga.” tutupnya.

Terpisah Korban kebakaran Ahmad Saifudin menuturkan, terimakasih nya atas kunjungan Bupati datang memberikan bantuan kepadanya sehingga dapat meringankan beban keluarga nya.

Baca Juga :  Ketua DPC APDESI Kabupaten Mura Tegaskan Polres Musi Rawas Tidak Terlibat Politik Praktis

Lebih lanjut dia menyampaikan saat kebakaran terjadi, kami sekeluarga sedang pergi keluar, tidak mengetahui terjadinya kebakaran Sehingga tak satupun barang-barang bisa terselamatkan.

“kobaran api diduga berasal dari arus pendek listrik, hanya warga sekitar yang ikut membantu memadamkan kobaran api,” kata Ahmad.

Karena Saat kejadian, mobil pemadam kebakaran tak kunjung tiba, meskipun beberapa kali warga sempat menghubungi, namun Warga sekitar akhirnya memadamkan api dengan alat seadanya.

Baca Juga :  Bisa Bermanfaat Bagi Warga, Dandim 0405 Lahat Tanam Bibit Dilahan Percontohan

Dia berucap Syukur, keluarganya selamat tidak ada korban jiwa, “Alhamdulillah tak ada korban jiwa. Namun semua barang dan pakaian korban tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya ludes terbakar,” bebernya. (***)