Edukasi Bencana Sangat Perlu

oleh -46 views

OKU Timur, IN – Edukasi bencana untuk masyarakat sangat perlu untuk meminimalisir dampaknya bagi masyarakat kata dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes. saat menghadiri sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi rawan bencana. Rabu, 13 juli 2022 di Aula Bina Praja I.

dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes. mengatakan edukasi sangat penting bagi masyarakat.

“Di PKK Pokja IV ada orioritas membentuk keluarga sehat, tangguh dan tanggap bencana, bagaimana PKK membentuk keluarga untuk dia tanggap tanguh terhadap bencana di lingkungan keluarga,” katanya.

Ada tiga aspek dalam tanggap tangguh bencana yaitu aspek kesehatan, aspek lingkungan hidup dan aspek perencanaan sehat.

Dilanjutkan dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes. ada 9 pilot projek pertama di bidang kesehatan yaitu peduli stunting, kemudian menuju PHBS, kemudian peduli kesehatan ibu dan anak.

Kemudian bidang lingkungan yaitu siaga terhadap kebakaran, kemudian tanggap dan tanggung terhadap bencana alam, lalu kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Lalu bidang perencanaan sehat yaitu membentuk keluarga yang berkualitas, membentuk keuangan yang sehat, membentuk keluarga berkulitas pasangan usia subur.

Itu semua merupakan pilot projek gerakan keluarga tangguh dan tanggap bencana, diharapkan keluarga menjadi mandiri dan mampu menolong diri sendiri serta berperan aktif dalam kesehatan terhadap lingkungan hidup dan perencanaan kesehatan.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten OKU Timur Jumadi, S.Sos. saat membuka sosialisasi mengatakan setiap kejadian bencana baik itu disebabkan oleh faktor alam maupun faktor manusia selalu menimbulkan dampak baik berupa dampak sosial, ekonomi kerusakan lingkungan. Infrastruktur, bahkan menimbulkan korban jiwa serta harta benda.

Penanganan masalah bencana baik pra maupun pasca bencana bukanlah semata mata tanggung jawab pemerintah melaikan tanggung jawab semua pihak.

Sekda berharap dengan adanya sosialisasi ini kedepannya mampu meminalisisr terjadinya bencana serta dampak yang ditimbulkan akibat bencana itu sendiri.(***)

Print Friendly, PDF & Email