Dugaan Pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT)  Di Desa Simpang Sender OKU Selatan

oleh -481 views

Muaradua IN – Berdasarkan keterangan warga Desa Simpang Sender Selatan Kecamatan Buay Pematang Ribu RanauTengah (BPRRT). Penerima BLT yang bersumber dari Dana Desa hanya menerima uang sebesar rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah). Diduga Pemotongan tersebut sudah dilakukan ditermin ke satu dan termin ke dua. Sabtu (20/6/2020).

Menurut keterangan penerima BLT Dana Desa saat dibalai Desa Mereka diberikan uang sebesar rp.600.000 (enam ratus ribu rupiah). Setelah sampai dirumah mereka didatangi oleh kadus untuk dimintak kembali uang sebesar tiga ratus ribu, dengan alasan akan dibagikan dengan warga yang tidak mendapatkan bantuan dana BLT, ujar warga.

Sebagian warga penerima dana BLT. Di undang  undang untuk berkumpul di kantor desa agar permasalahan nya bisa  jelas yang dihadiri kepala desa simpang sender selatan Suyadi. Awak media pun pertanyakan satu persatu warga yang hadir dikantor desa terkait ada dugaan pemotongan dana BLT dan menurut keterangan herianto dan misfa warga dusun dua, saat di  konfirmasi dikantor desa ia mengatakan dengan polos dan jujur kalau kami terima uang dirumah pak yang kami terima hanya 300.000 (tiga ratus ribu rupiah). Dari pak kadus terus kami pertanyakan dengan pak kadus mengapa hanya 300 ribu pak, ya karena mau dibagi dengan warga lain nya yang tidak mendapatkan bantuan dana BLT jelas kadus kepada penerima BLT, ungkap warga desa.

Saat kami konfirmasi langsung dengan kepala desa simpang sender selatan suyadi ia mengatakan bahwa saya tidak tau ada pemotongan uang tiga ratus ribu dan dari jauh jauh hari hal ini sudah saya wanti wanti agar tidak ada pemotongan dan saya tidak pernah menyuruh kadus untuk memotong dana BLT tersebut. Yang saya sesalkan mengapa warga saya tidak langsung laporan kepada saya kalau dana tersebut dikurangi tiga ratus ribu. Dan saya belum bisa menyimpulkan apa apa dengan laporan ini kerena saya belum ketemu dan bertanya kepada kadus. Jelas suyadi

Warga desa simpang sender selatan tidak menerima dengan adanya pengurangan atau pemotongan dana BLT tersebut kami meminta hak kami untuk dikembalikan yang mana seharus nya kami menerima dana BLT sebesar enam ratus ribu rupiah bukan tiga ratus ribu rupiah karena tidak ada kesepakatan akan dibagikan, Ujar warga. (Emi)

Print Friendly, PDF & Email