Bupati OKI Ajak SMSI Kawal Akurasi Informasi dan Redam Hoaks

oleh -195 views
oleh

OKI, IN — Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mengajak Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mengawal akurasi informasi sekaligus meredam penyebaran hoaks di daerah. Ajakan itu disampaikan saat pelantikan pengurus SMSI OKI periode 2026–2029, di Pendopo Kabupatenan, Kayuagung, Selasa, 05/05/2026.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menekankan bahwa pemerintah membutuhkan media yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat. Menurut dia, kualitas informasi menjadi penentu dalam membaca kondisi riil masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026

“Informasi yang akurat menjadi dasar kami dalam mengambil kebijakan. Dari media yang kredibel, kami bisa memahami situasi di lapangan secara lebih utuh,” ujar Muchendi.

Ia menilai tantangan utama saat ini adalah maraknya informasi yang beredar tanpa verifikasi. Dalam kondisi itu, media dituntut tidak sekadar menyampaikan, tetapi juga menyaring.

“Peran media hari ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi memastikan kebenarannya. Di situlah pentingnya akurasi untuk meredam hoaks,” katanya.

Baca Juga :  Bupati OKU Timur Harapkan PDAM Way Komering Sumbang PAD Lebih Besar di Tahun 2022

Ketua SMSI OKI, Andi Oktarius, mengatakan organisasinya akan fokus memperkuat standar jurnalistik di kalangan media siber. Ia menegaskan, kecepatan publikasi tidak boleh mengorbankan prinsip verifikasi.

“SMSI hadir untuk menjaga agar informasi tetap akurat dan berimbang. Verifikasi menjadi kunci agar media tidak ikut memperluas disinformasi,” ujar Andi.

Menurut dia, SMSI juga berupaya menjaga keseimbangan antara fungsi kontrol sosial dan tanggung jawab publik. Media, kata dia, tetap harus kritis, namun berpijak pada fakta.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah menyelenggarakan Festival Film Pendek OKU Timur dengan tema "Membangun OKU Timur Maju Lebih Mulia."

Pelantikan ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara media dan pemerintah daerah. Di satu sisi, SMSI diharapkan menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi pembangunan. Di sisi lain, independensi tetap dijaga sebagai bagian dari peran pers dalam mengawasi jalannya pemerintahan.