Bupati OKI Ajak SMSI Kawal Akurasi Informasi dan Redam Hoaks

oleh -153 views
oleh

OKI, IN — Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mengajak Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mengawal akurasi informasi sekaligus meredam penyebaran hoaks di daerah. Ajakan itu disampaikan saat pelantikan pengurus SMSI OKI periode 2026–2029, di Pendopo Kabupatenan, Kayuagung, Selasa, 05/05/2026.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menekankan bahwa pemerintah membutuhkan media yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat. Menurut dia, kualitas informasi menjadi penentu dalam membaca kondisi riil masyarakat.

Baca Juga :  Saat Isi BBM, Istri Almarhum Ketua SMSI Musi Rawas Dianiaya Tetangga

“Informasi yang akurat menjadi dasar kami dalam mengambil kebijakan. Dari media yang kredibel, kami bisa memahami situasi di lapangan secara lebih utuh,” ujar Muchendi.

Ia menilai tantangan utama saat ini adalah maraknya informasi yang beredar tanpa verifikasi. Dalam kondisi itu, media dituntut tidak sekadar menyampaikan, tetapi juga menyaring.

“Peran media hari ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi memastikan kebenarannya. Di situlah pentingnya akurasi untuk meredam hoaks,” katanya.

Baca Juga :  Humas Polri dan SMSI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pemilu Damai

Ketua SMSI OKI, Andi Oktarius, mengatakan organisasinya akan fokus memperkuat standar jurnalistik di kalangan media siber. Ia menegaskan, kecepatan publikasi tidak boleh mengorbankan prinsip verifikasi.

“SMSI hadir untuk menjaga agar informasi tetap akurat dan berimbang. Verifikasi menjadi kunci agar media tidak ikut memperluas disinformasi,” ujar Andi.

Menurut dia, SMSI juga berupaya menjaga keseimbangan antara fungsi kontrol sosial dan tanggung jawab publik. Media, kata dia, tetap harus kritis, namun berpijak pada fakta.

Baca Juga :  Buka Jambore PKK, dr Sheila "Semakin Kompak, Fokus, dan Menambah Wawasan Demi Peningkatan Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat"

Pelantikan ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara media dan pemerintah daerah. Di satu sisi, SMSI diharapkan menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi pembangunan. Di sisi lain, independensi tetap dijaga sebagai bagian dari peran pers dalam mengawasi jalannya pemerintahan.