Anggota Polsek Buay Madang Harus Dirawat Akibat Kontak Senjata Dengan Pelaku Curas

oleh -555 views

Martapura, Investigasi Nusantara- Anggota Polsek Buay Madang terpaksa memperingati HUT Bhayangkara ke-74 di RSUD Martapura akibat terjadi kontak senjata antara pelaku curas dan personil polisi terluka di paha dan pelaku tewas diterjang peluru polisi. Peristiwa ini terjadi di Jalan Tanggul Irigasi Desa Tebat Jaya, Kecamatan Buay Madang.

Usai upacara HUT Bhayangkara Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH.SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra, SH.MH, Kapolsek Buay Madang AKP Biladi Ostin, S.Kom, SH, MH dan Kanit Pidum Ipda Alimin Langsung membesuk Brigpol Marselly Wiyono yang sedang dirawat di RSUD Martapura.

Menjenguk Brigpol Marselly Wiyono yang sedang di rawat di RSUD Martapura

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, bertepatan saat patroli, mendapatkan informasi bahwa pelaku akan melintasi Jalan Tanggul Irigasi arah Bahuga, dan tidak lama pelaku melintas dan berhenti berpura-pura mengisi minyak sepeda motor. Saat itulah anggota melakukan penyergapan namun pelaku mengetahui anggota yang akan menangkapnya.

“Pelaku yang ternyata memiliki senpi melawan dengan menembak petugas yang mengenai paha Brigpol Marselly Wiyono anggota Polsek Buay Madang. Pelaku berusaha melarikan diri karena sudah dilakukan peringatan namun tetap melakukan perlawanan. Karena itu anggotan melakukan tindakan tegas terukur, sehingga pelaku dapat ditangkap,” tegasnya. Rabu (1/7).

Untuk identitas pelaku Curas secara pasti belum diketahui namun berdasarkan informasi pelaku Juni Mardianto warga BK 8 Kecamatan Belitang dan masih dalam pengembangan informasi.

Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit namun dalam perjalanan meninggal dunia. Sedangkan Brigpol Marselly Wiyono yang mengalami luka tembak telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. “Saat ini anggota kita sedang menjalani perawatan di RSUD Martapura. Dari tangan pelaku berhasil mengamankan barang bukti dua pucuk Senpi rakitan, dua amunisi yang masih aktif, lima selongsong,” pungkasnya.
.(Emi)

Print Friendly, PDF & Email