Sebanyak 180an Siswa dan Siswi Baru Menimba Ilmu di SMA Negeri 4

oleh -872 views
oleh

Prabumulih, IN – Ditahun ini kita memperoleh sebanyak 180 an siswa baru yang mendaftar di SMA N 4 kalau di tambah dengan siswa yang lama menjadi berjumlah sebanyak 516 (Lima ratus enam belas) siswa yang saat ini belajar di SMA N 4. Hal ini dikatakan oleh Kepala Sekolah Dahrip Amin, S.Pd., MPd. Ketika dijumpai Wartawan media ini di Ruang Kerjanya. Rabu 27/07/2022.

Selain Itu Dahril Juga mengatakan bahwasannya saat ini siswa kelas X sedang belajar Kurikulum Merdeka, sedangkan untuk siswa kelas XI dan kelas Xll belajar Kurikulum 2013.

Baca Juga :  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Bergerak Menghijaukan Pesisir Lampung, Tanam 10.000 Mangrove di Lampung Timur

Kepala sekolah Juga mengatakan bahwasanya SMA N 4 ini mempunyai Guru Tenaga Pengajar sebanyak 39 (Tiga puluh sembilan) guru, baik PNS, PPPK maupun yang non PNS. Sedangkan yang sudah PNS dan PPPK berjumlah 29 (Dua puluh sembilan) orang dan yang Non PNS berjumlah 10 (Sepuluh) orang. Selain Guru Atau Tenaga Pengajar, SMA ini juga memiliki sebanyak 11 orang TU (Tata Usaha), yakni 9 orang yang sudah PNS dan 2 orang yang Non PNS.

Baca Juga :  Ciptakan Aplikasi Silquatrol RSUD OKU Timur Raih Prestasi Gemilang Dan Dinobatkan Sebagai NAKES Teladan Tingkat Nasional

Kepala Sekolah SMA N 4 Dahril Amin yang suka bergurau Ini, sangat berharap kepada seluruh siswa maupun siswi agar “Belajarlah dengan penuh semangat jadilah siswa dan siswi yang berprestasi agar nanti apabila kalian telah lulus telah selesai menimba pendidikan di SMA ini dan kalian mendaftar di Perguruan Tinggi nantinya kalian bisa memperoleh kemudahan karena sudah memiliki ilmu di tingkat Sekolah Menengah Atas dan apabila kalian nantinya sebelum kuliah, kalian mau mencari pekerjaan terlebih dahulu kalian bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan harapan kalian. Apalagi sekarang ini belajarnya sudah full tatap muka, jadi para siswa maupun siswi kalau ada pelajaran yang merasa sulit bisa langsung bertanya dengan guru kelasnya jangan takut untuk bertanya dengan Guru”, ucap Dahril.(***)

Baca Juga :  Kopi Robusta "Harapan Baru" - Kisah Kami, Petani Sawahlunto bersama Bukit Asam