OKU Timur, IN – Banyaknya aksi kejahatan begal yang yang terjadi di Bumi Sebiduk Sehaluan Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan, menjadi perhatian khusus dari pihak Polres OKU Timur Polda Sumsel.
Untuk itu, Polsek Buay Madang Timur di bawah pimpinan Iptu Swisspo, SH.,MH membentuk Tim Opsnal Khusus Anti Begal yang di beri nama Tim” Macan Putih” yang diharapkan kedepanya dapat memerangi dan memberantas aksi begal.

Demikian disampaikan, Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, SH.,MH pada Senin (21/07/2025) menurut Kapolsek dalam banyak laporan dan catatan rata-rata didominasi oleh kasus begal, Dengan tingginya angka kriminal kasus begal tersebut, kita hari ini membentuk Tim Macan Putih sebagai bentuk keseriusan dan proaktif Polsek Buay Madang Timur dalam memerangi begal, kalau bisa kita targetkan Zero begal di wilayah hukum OKU Timur khususnya wilayah hukum Polsek Buay Madang Timur.
“Kita sudah sambang di beberapa Desa di Kecamatan Buay Madang Timur antara lain desa Tanjung Mas, Desa Sumber Harjo, Gumuk Mas, Karang Tengah Berasan Mulya guna memupuk semangat guyup rukun dan kompak menuju wilayah BMT Zona Zero Begal dan Zero Narkoba sesuai dengan Misi Polsek BMT “Aman Nyaman Warganya Bahagia”,” ungkapnya
Iptu Swisspo ini melanjutkan, sebanyak 26 personel anggotanya menjadi Tm Macan Putih yang merupakan orang pilihan. “Personel Tim Macan Putih ini merupakan anggota pilihan yang baru, bersama Tim gabungan Polres OKU Timur berhasil mengungkap dan menangkap salah satu dari 4 begal yang meresahkan di Kabupaten OKU Timur ini,” kata Kapolsek.
Masih menurut Iptu Swisspo pembentuk Tim khusus ini untuk menjawab dinamika yang ada di masyarakat dengan banyaknya aksi kejahatan. Terutama lagi aksi begal yang meresahkan warga. “Mudah-mudahan dengan terbentuknya Tim Macan Putih tersebut bisa optimal dalam memerangi aksi kejahatan terutama begal,” ujar Kapolsek.
Polsek Buay Madang Timur pihaknya tidak akan segan untuk menangkap para pelaku. Bahkan, tindakan tegas akan dilakukan tanpa pandang bulu jika para tersangka melakukan perlawanan.”Kita tidak memberi ampun kepada para pelakunya, jika melawan. Tim ini beroperasi sampai tidak ada batas waktu yang ditentukan,” tegasnya.
Selain mengincar (fokus target) para pelaku, Tim Macan Putih juga akan mencari para penampung hasil kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas). Begitu juga kampung yang dijadikan tempat begal beroperasi. “Aktor intelekualnya juga kita cari, siapa penampungnya dan kelompok mereka.” tutupnya. (Kiwan)