Pastikan Sensus Ekonomi Berjalan Lancar dan Mendapatkan Data yang Lengkap, Bupati Enos Minta Dukungan Masyarakat

oleh -80 views
oleh

OKU Timur, IN – Dibalik setiap program pembangunan, ada satu hal yang menentukan apakah kebijakan itu tepat sasaran atau tidak, data yang akurat. Ketika pola usaha masyarakat terus berubah, ekonomi digital tumbuh pesat, dan berbagai profesi baru bermunculan, pemerintah membutuhkan gambaran nyata tentang kondisi ekonomi masyarakat agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Semangat itulah yang mengemuka dalam Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten OKU Timur yang digelar di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Selasa, 23 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., Kepala BPS Kabupaten OKU Timur Zaenal Abidin, S.S.T., M.Si., Forkopimda, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati OKU Timur menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, sensus memiliki peran penting karena menghasilkan data yang lengkap dan menyeluruh, berbeda dengan survei yang hanya mengambil sebagian sampel.

Baca Juga :  Kontingen Atlit Muaythai OKU Timur, Raih Delapan Emas, Lima Perak dan Delapan Perunggu Pada Porprov Sumsel XIII

“Data yang akurat inilah yang akan membantu pemerintah menentukan sektor mana yang perlu diperkuat dan potensi apa yang harus dikembangkan,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti pada angka-angka statistik. Pembangunan, harus mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Karena itu, ia meminta seluruh petugas sensus menjalankan tugas secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis agar masyarakat merasa nyaman dan terbuka dalam memberikan informasi.

Komitmen tersebut turut ditunjukkan melalui keteladanan. Pada 15 Juni 2026 lalu, Bupati OKU Timur menjadi responden pertama dalam pendataan door to door yang dilakukan oleh BPS Kabupaten OKU Timur. Langkah ini menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap upaya menghadirkan data yang berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pj Walikota Serahkan 70 Paket Sembako Kepada PHL DLH Kota Prabumulih

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten OKU Timur Zaenal Abidin menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Menurutnya, sensus kali ini menjadi semakin relevan karena perubahan ekonomi berlangsung sangat cepat, baik dari sisi struktur usaha maupun pola konsumsi masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 hadir untuk memotret kondisi perekonomian secara utuh sehingga kebijakan pembangunan dapat dirancang berdasarkan kondisi riil di lapangan,” jelas Zaenal.

Ia menambahkan, pendataan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh kegiatan usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha besar. Selain metode pengisian mandiri secara daring, BPS juga melakukan pendataan langsung melalui metode door to door guna memastikan seluruh aktivitas ekonomi dapat terdata secara lengkap dan akurat.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI Ke 78 Bupati Ikuti Lomba Bakiak

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kabupaten OKU Timur telah menyiapkan 659 petugas pencacah lapangan, 91 petugas pemeriksa lapangan, serta dua petugas khusus usaha besar yang telah dibekali pelatihan teknis dan operasional. Pendataan lapangan berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, kuliner, jasa keuangan, pendidikan, kesehatan, hingga berbagai sektor jasa lainnya.

Lebih dari sekadar kegiatan pendataan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah bersama untuk memastikan pembangunan berjalan berdasarkan kondisi nyata masyarakat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, memperkuat sektor-sektor potensial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Kabupaten OKU Timur.