OKU Timur, IN – Bupati OKU Timur Ir H Lanisin, M.T., M.M. didampingi Ketua TP PKK OKU Timur, dr Sheila Noberta Sp.A.,M.Kes., menghadiri dan mengikuti acara Penerimaan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) Tahun 2025. Melalui Zoom Meeting. Bertempat di Aula Bappeda dan Litbang Kabupaten OKU Timur. Jumat, 28 November 2025.
Acara yang dilaksanakan secara virtual dengan mengusung Tema Kota Sehat, Generasi Hebat Wujudkan Indonesia Emas 2045. terselenggara berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri No. 400.5.7/8790/Bangda tanggal 24 November 2025 Perihal Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tahun 2025.
Turut hadir Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., Ketua TP. PKK OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., Kepala Bappeda dana Litbang Maryus Markus Firdaus, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Ya’kub, S.K.M., M.M., Plt. Kepala BPS OKU Timur Anwar Ashari, S. E., M.M., Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD lainnya.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, usai memberikan penghargaan menyampaikan apresiasi yang besar kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang mendapat penghargaan Swasti Saba Tahun 2025.
“Selamat kepada bapak/ibu yang sudah meraih prestasi ini yang diberikan setiap 2 tahun sekali untuk Kabupaten/kota yang paling sehat,” ucapnya.
Dengan penuh harap Menkes RI juga menyampaikan “Definisi sehat adalah penduduknya usia yang paling panjang, rata rata usia penduduk Indonesia 72 tahun dan rata rata usia hidup sehat 60 tahun. Target RPJM 2029 naik dari 72 tahun ke 75 tahun. Ini bukan hanya tugas Kemenkes tapi juga seluruh Kepala Daerah,” harapnya.
Sementara Bupati OKU Timur dalam sambutan dan arahannya menyampaikan rasa bangga juga apresiasi yang besar kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung, dan berharap Kabupaten OKU Timur untuk dapat terus berkembang mewujudkan Kabupaten OKU Timur Maju Lebih Mulia Menuju Indonesia Emas 2045.
“Alhamdulillah kita mendapatkan predikat Kabupaten/kota sehat dari tahun 2022 hingga tahun ini menempati urutan ke 7 se Indonesia. 3 pilar kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pertahankan yaitu kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan ini selaras dengan arah Kabupaten/kota sehat dan index Pembangunan Manusia (IPM) bahkan umur harapan hidup,” ucapnya.
Lanjutnya, Hal ini harus kita pertahankan, bagaimana kita berpromotif termasuk seluruh stakeholder juga TP PKK turut serta dalam memberikan promosi hidup sehat.
Selain itu, Kabupaten/kota sehat harus diiringi dengan segala macam instrumennya, pertama kita butuh komitmen yang telah kita tanda tangani bersama, kedua verifikasi tentang administrasi kemudian survey ke lapangan. Jika ada yang terlihat kurang saya mohon kedepannya kepada dinas terkait harus segera menindak lanjuti.
“Saya selaku Bupati OKU Timur mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya untuk seluruh team yang telah membuat Kabupaten OKU Timur ini mendapat predikat Kabupaten/kota sehat tahun 2025,” tegasnya.