Bupati Enos Hadiri Pelantikan Pengurus Dekranasda OKU Timur

oleh -152 views
oleh

OKU Timur, IN – Bupati OKU Timur hadiri Pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten OKU Timur Periode 2025-2030 dan Rapat Kerja Dekranasda Kabupaten OKU Timur Tahun 2025. Bertempat di Aula Bina Praja I Setda OKU Timur. Senin, 24 November 2025.

Pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten OKU Timur Periode 2025-2030 ini dilaksanakan berdasarkan SK Dekranasda Provinsi Sumsel Nomor: 017/DEKRAN.SS/SK/XI/2025,

Dalam rapat kerja Dekranasda kali ini mengusung tema “Sinergi Program Kerja Dekranasda untuk Memajukan Industri Kreatif Lokal dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat,” dan dibuka langsung oleh Bupati Ir H Lanosin MT MM, yang merupakan Pembina Dekranasda OKU Timur.

Turut hadir Pj. Sekda H. Rusman, S.E., S.T., M.M., Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD.

Sambutan Pembina Dekranasda OKU Timur Bupati Enos menyampaikan bahwa Kerajinan Kabupaten OKU Timur sudah skala nasional, ada warisan tak benda yang harus kita jaga dan harus kita kembangkan, ini bertujuan merupakan salah satu cara untuk mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  Tolak RJ, Minta Kasus Cash Back PWI Segera Gelar Perkara

Selain itu, Kabupaten OKU Timur memiliki banyak kerajinan yang harus kita promosikan seperti kerajinan batok kelapa, dan anyaman lainnya. Hal ini harus dipromosikan;

“Banyak hal yang harus dieksplore di Bumi Sebiduk Sehaluan seperti sabut kelapa, ini dicari sumbernya, kalau bisa diteliti jeraminya agar dapat menjadi bahan bakar. Jika ini berhasil maka akan meningkatkan kesejahteraan mengingat kita banyak bahan bakunya,” ungkapnya.

Lanjutnya, “Pelantikan bukan sekedar seromoni tapi ini bukti bagaimana kita menunjukkan untuk mempertahan kan jati diri agar OKU Timur lebih maju lagi” tegasnya.

Sambutan Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Timur, meyampaikan ucapan Terimakasih atas dedikasi dan kontribusi pengurus Dekranasda periode sebelumnya dan selamat kepada pengurus baru,

“Selamat bertugas dan menjalankan amanah dengan penuh integrasi, keikhlasan dan semangat kebersmaaan, kita ingin Dekranasda dapat berdampak nyata bagi masyarakat,” ucapnya

Lanjutnya, Pelantikan ini bukan seremonial saja, tetapi merupakan penegasan komitmen kita bersama bahwa kita siap untuk bekerja, berkarya dan berkolaborasi dalam meningkatkan kerajinan industri daerah kita,

Baca Juga :  Ketua TP PKK OKU Timur dr. Sheila Hadiri Pembukaan Rakon PKK & Rakerda Dekranasda Sumsel 2026

Selain itu, Dekranasda mempunyai peranan strategis dalam pelestarian kebudayaan bangsa dan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dari pengrajin dan pelaku UMKM kita.

dr Sheila juga mengatakan bahwa Indonesia sangat kaya budaya yang luar biasa, atas dasar syukur itulah Dekranasda lahir menjadi wadah sebagai penjaga kelestarian budaya, sebagai perlindungan dan sebagai penguat para pengrajin untuk tetap mempunyai wadah untuk berkreativitas.

Setelah itu, Jika tidak melalui Dekranasda, OKU Timur tidak akan terlihat eksistensinya. Eksistensi ini terlihat ketika kita menggaungkan budaya kita di dunia luar.

Dengan penuh harap dr sheila juga mengungkapkan bahwa Banyak budaya-budaya kita yang di klaim oleh negara luar, ketika budaya seperti batik, reog ponorogo, tari pendet dan lagu rasa sayange pernah tampil dan bergema di acara promosi pariwisata mereka. Ini merupakan tugas kita untuk melindungi pelestarian kebudayaan kita.

Baca Juga :  dr Sheila Hadiri Peringatan HUT Dekranas Ke 44

Sesudah itu, Angkinan sebelumnya tidak dikenal dari OKU Timur, orang tahunya itu dari Palembang. Namun saat ini, disetiap kesempatan kain angkinan tampil dalam beberapa Event, seperti Kriya Nusantara dan lainnya.

“Tahun 2023 Kain Bidak Gala Nampuh telah mendapatkan sertifikat HKI dan kain angkinan mendapatkan sertifikat 4 motif,” ucapnya.

Seterusnya, Kita punya daerah di Gunung Batu yang 80% penghuninya adalah penenun songket, ini harus dilestarikan, saya takut kedepannya jika tidak ada upaya dalam pemberian pelatihan maka akan punah.

“Saya mendorong OPD terkait untuk segera membuat perlindungan, didaftarkan untuk kekayaan intelektualnya, agar tidak diambil daerah lain,” ucapnya.

dr Sheila juga mengajak bersama untuk terus menggali potensi lokal yang ada, “menggunakan bahan baku alam secara bijak, memberikan kesempatan belajar untuk mendesain secara modern tanpa melupakan identitas kebudayaan kita, karena kearifan lokal merupakan kekuatan yang besar yang kita miliki,” tutupnya.