Bupati Enos Bersama Ketua ISNU Sumsel dan Ketua KORMI Sumsel Hadiri Peringatan Maulid Nabi

oleh -202 views
oleh

OKU Timur, IN – Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, MT bersama Ketua ISNU Sumatera Selatan H. Herman Deru SH.,MM menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2023 / 1445 Hijriyah, Bertempat di Mushola Miftahul Huda, Desa Banumas, Kecamatan BP. Peliung. Sabtu, 14/10/2023.

Turut hadir Ketua KORMI Sumsel Hj. Samantha Tivani, B. Bus., M.I.B. Ketua UMKM OKU Timur Hj. Melinda, S.Sos., Camat BP. Beliung Arsad, S.E., M.M. Plt. Kadin Kominfo Hj. Sri Suhartati, S.E., MM. Kepala BKPSDM Sutikman, S.Pd., M.M. Kepala Disarpusip Dr. Sopiyan Hadi.

Baca Juga :  Pemkab OKU Timur Salurkan 52 Ekor Sapi Untuk Kurban di 20 Kecamatan

Peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Serta Meningkatkan Kecintaan Kita Kepada Nabi Muhammad SAW” yang dikuatkan dengan ceramah agama oleh Ust. Muhammad Samsuri Badawi, S.Pdi., M.H. dari Kota Semarang Jawa Tengah.

Bupati Enos dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah kita dapat dipertemukan kembali diacara pengajian akbar ini, karena selain menyambung tali silaturahmi juga dapat memperpanjang umur dan menambah rezeki,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua ISNU Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru, SH.,MM dalam sambutannya mengatakan, “Dalam meneladani Nabi Muhammad SAW. kita harus bersyukur dan ikhlas dalam menjalani hidup didunia ini, tidak semua orang bisa dapat seperti yang kita laksanakan hari ini mengikuti pengajian akbar, tidak seperti saudara kita di Palestina yang hari ini masih dalam peperangan karena keserakahan negara Israel,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolres Mura Turut Berbelasungkawa Atas Laka Lantas Maut Oknum Polisi Dan Kepala Sekolah

Dalam pengajian Akbar ini, dirinya berharap agar tausyiah yang disampaikan ustadz dapat diambil tauladan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sementara itu, Ketua penyelenggara dan juga tokoh masyarakat Suyitno menyampaikan, “Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini memang bukan merupakan sebuah kewajiban dalam beribadah. Namun perayaan maulid merupakan bentuk kebahagiaan atas datangnya sang penolong, pembawa kabar gembira dan peringatan, Nabi Muhammad SAW. Harapan dari terlaksananya peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah Untuk menyatukan warga masyarakat dengan pemerintah dan kebahagiaan lahirnya sang panutan, Rasulullah Muhammad SAW,” terangnya.

Print Friendly, PDF & Email