Pemerintah Kota Prabumulih Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan di Tengah Musim Kering

oleh -38 views
oleh

PRABUMULIH, IN — Menghadapi kondisi cuaca kering yang melanda wilayahnya, Pemerintah Kota Prabumulih menggelar pelaksanaan Salat Istisqa secara berjamaah sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang bermanfaat. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Kantor Pemerintah Kota Prabumulih, Senin (31/8/2026).

Wali Kota Prabumulih H. Arlan didampingi Wakil Wali Kota Franky Nasril, S.Kom., M.M., turut hadir dan melaksanakan salat bersama ribuan jajaran aparatur, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Baca Juga :  Di Hadapan Prajurit Beruang Hitam, Kasad Tekankan Prajurit Harus Menjadi Solusi dan Dicintai Rakyat

Salat Istisqa ini menjadi momen kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, memperbanyak istighfar, serta memohon ampunan atas segala kekhilafan. Lewat ibadah ini, seluruh peserta memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup, guna memenuhi kebutuhan air bagi kehidupan, pertanian, serta kelestarian lingkungan.

Suasana kekhusyukan menyelimuti sepanjang acara. Para jamaah tampak menyampaikan permohonan dengan penuh kesungguhan, berharap doa yang dipanjatkan secara bersama dapat dikabulkan.

Baca Juga :  Diduga Transaksi Narkoba, Oknum Kades Di Lahat Masuk Bui

Pemerintah Kota Prabumulih juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan masa kekeringan ini sebagai sarana meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal kebaikan, serta turut menjaga kelestarian sumber air dan lingkungan sekitar.

“Semoga Allah SWT menerima doa dan ibadah kita, mengampuni segala dosa dan kesalahan, serta menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Prabumulih,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kota Prabumulih, unsur jajaran Polres dan Kejaksaan Negeri, Danyonzipur, Danramil, Pabung, Asisten I dan Asisten II Pemerintah Kota, Staf Ahli Wali Kota, Ketua DWP serta jajaran TP.PKK, para Kepala OPD, Camat dan Lurah, organisasi kemasyarakatan Islam, Ketua RT/RW, tokoh agama, serta masyarakat luas. (**)