JAKARTA, IN — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin capaian Polda Sumsel yang meraih penghargaan sebagai Polda Terbaik dalam ajang Kompolnas Awards 2026 di Jakarta. Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi apresiasi atas kinerja Polda Sumsel dalam mengawal agenda pembangunan prioritas, memperkuat pelayanan publik, serta menghadirkan inovasi kepolisian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Polda Sumatera Selatan menerima penghargaan tersebut pada malam penganugerahan Kompolnas Awards 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Sari Pacific, Jakarta, Kamis (17/9/2026) malam. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan apresiasi setelah proses penilaian terhadap kinerja, inovasi, validitas data, dampak program dan keberlanjutan berbagai program yang dijalankan jajaran Polda Sumsel.
Kompolnas Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan Kompolnas kepada satuan kerja Polri berdasarkan penilaian terhadap kinerja, integritas, inovasi dan kualitas pelayanan kepolisian. Pada 2026, ajang tersebut memasuki penyelenggaraan kelima dengan melibatkan jajaran Polri mulai tingkat Mabes Polri hingga satuan kewilayahan.
Dalam proses penilaian, Polda Sumsel mengedepankan empat aspek utama, yakni validitas data, inovasi, dampak dan keberlanjutan. Berbagai program juga dipetakan melalui pendekatan 5P, yaitu People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership.
Capaian tersebut turut ditopang berbagai program Polda Sumsel dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya pada sektor ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, keamanan lingkungan dan pelayanan publik. Pelaksanaan program tersebut dipadukan dengan tugas utama kepolisian dalam menjaga Kamtibmas dan memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat.
Pada sektor ketahanan pangan, jajaran Polda Sumsel menggerakkan penanaman jagung seluas 28.394,16 hektare dengan hasil produksi mencapai 116.591,92 ton. Polda Sumsel juga mendampingi 137 petani lokal dalam penanaman 7,7 ton bibit bawang putih serta menyalurkan 5.097,595 ton beras melalui Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di 944 titik wilayah Sumatera Selatan.
Di bidang pelayanan publik dan respons kepolisian, Polda Sumsel mengoptimalkan Command Center yang terintegrasi dengan Mobile Command Center (MCC), jaringan kamera CCTV, radio komunikasi, Layanan 110 dan aplikasi Banpol. Sistem tersebut mendukung respons terhadap 63.883 panggilan darurat melalui Layanan 110 serta penanganan 5.162 pengaduan masyarakat.
Dalam penegakan hukum, Polda Sumsel mencatat penyelesaian 8.727 perkara atau 59,77 persen dari 14.600 tindak pidana yang dilaporkan. Pendekatan keadilan restoratif juga diterapkan dalam penyelesaian 978 perkara, sebagai bagian dari upaya menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan dengan tetap memperhatikan pemulihan hak korban.
Dampak program juga diwujudkan melalui pembangunan 139 unit bedah rumah, pembangunan 81 Jembatan Merah Putih di daerah terisolasi, penyaluran lebih dari 141.000 paket sembako, serta pembangunan 100 sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih. Di bidang kesehatan, jajaran Polda Sumsel memberikan layanan bakti kesehatan gratis kepada 13.093 warga.
Sementara dalam menjaga lingkungan dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polda Sumsel melaksanakan 18.495 kegiatan mitigasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dan respons cepat kepolisian dalam melindungi masyarakat serta menjaga kondisi lingkungan di wilayah Sumatera Selatan.
Penguatan pelayanan juga diarahkan pada aspek inklusivitas dan kemitraan masyarakat. Polda Sumsel memperkuat 4.619 Satkamling aktif serta mengembangkan pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas, termasuk kelompok tuli dan kurang dengar.
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh personel Polda Sumsel dan jajaran, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
“Alhamdulillah, penghargaan sebagai Polda Terbaik Kompolnas Awards 2026 merupakan hasil kerja keras bersama seluruh personel Polda Sumsel dan jajaran, serta berkat dukungan masyarakat dan seluruh stakeholder dalam mengawal agenda pembangunan nasional,” ujar Sandi.
Menurut Kapolda, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian, tetapi menjadi amanah sekaligus dorongan bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbenah, mempertahankan profesionalisme, dan menghadirkan solusi konkret yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat Sumatera Selatan,” tegasnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan setiap program yang telah dibangun agar manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.
“Pertahankan yang sudah baik, evaluasi yang masih kurang, dan terus hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Penghargaan ini kita persembahkan untuk seluruh masyarakat Sumatera Selatan,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi momentum untuk menjaga konsistensi dan keberlanjutan program serta inovasi yang telah dijalankan Polda Sumsel.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami berkomitmen mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif, serta memastikan setiap inovasi memberikan kemanfaatan jangka panjang,” ujar Nandang.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan publik akan terus dilakukan dengan mengedepankan kecepatan, keramahan, akuntabilitas dan keterbukaan sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri.
“Polda Sumsel akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ramah, cepat, dan akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin kokoh,” imbuhnya.
Penghargaan Polda Terbaik Kompolnas Awards 2026 menjadi bagian dari perjalanan Polda Sumsel dalam memperkuat kualitas pelayanan, inovasi, akuntabilitas dan kemitraan dengan masyarakat. Capaian tersebut sekaligus menjadi amanah bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan kinerja, mengevaluasi setiap kekurangan dan terus menghadirkan kerja nyata yang profesional, responsif, humanis serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.