Diduga Adanya Oknum yang Membekengi, King Karaoke Tetap Beroperasi Dibulan Ramadhan

oleh -110 views
oleh

OKU Timur, IN – Diduga kurangnya perhatian dari pihak yang berwenang, didapati sebuah tempat hiburan King Karaoke di Desa Gumawang, Kecamatan Belitang, yang berbatasan dengan Desa Tegal Rejo, tetap beroperasi hingga larut malam bahkan subuh di tengah bulan ramadhan.

Berdasarkan informasi yang diterima, selain diduga sebagai sarana peredaran narkoba dan pesta miras, Karaoke King tersebut tetap eksis, selama bulan suci ramadhan dan buka karena adanya oknum aparat yang diduga bertindak membekengi sebagai pengamanan.

Baca Juga :  Jadi Narasumber Acara Bawaslu Prabumulih, Donni Sebut Media Sarana 'Fit and Proper Test' Publik dalam Memilih

Selain itu, dari pantauan awak media yang dilakukan dan keterangan dari masyarakat sekitar, operasional King Karaoke sangat mengganggu warga sekitar Desa Tegal Rejo yang tinggal di wilayah perbatasan.

“Sering terdengar suara musik keras pada jam istirahat malam hari, mengganggu ketenangan warga dalam menjalankan ibadah dan beristirahat di bulan ramadhan,” katanya.

Diketahui pula bahwa di wilayah Kecamatan Belitang, tempat hiburan yang berkedok karaoke sedang menjamur. Sebagian besar dari tempat-tempat tersebut diduga tidak hanya beroperasi sebagai hiburan, melainkan juga menjadi sarana untuk pesta narkoba dan konsumsi minuman keras.

Baca Juga :  Bukit Asam (PTBA) Gelar Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Muara Enim 2024, Ini Pemenangnya

Ketua IWOI OKU Timur, Ihsan Efendi, menyampaikan rasa kemarahan terhadap kondisi yang terjadi. Menurutnya, keberadaan tempat hiburan yang tidak sesuai dengan suasana bulan Ramadhan serta memiliki dugaan aktivitas ilegal bertentangan dengan visi misi Kabupaten OKU Timur yang bertujuan untuk “Maju Lebih Mulia”.

Ihsan Efendi yang memiliki latar belakang Lembaga Swadaya Masyarakat, berharap instansi terkait yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten OKU Timur segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap status izin operasional King Karaoke dan tempat hiburan lain serupa di daerah Belitang.

Baca Juga :  Gubernur dan Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid

Bukan itu saja, ia juga mendesak agar aparat kepolisian , TNI dan BNN Kabupaten OKU Timur dilakukan penyelidikan mendalam untuk menghentikan dugaan peredaran narkoba dan pesta miras, serta menindak tegas oknum aparat yang diduga terlibat dalam mendukung operasional tempat tersebut. (Kiwan)