Bupati Resmikan Pengembangan Pelayanan Hemodialisa RSUD Lahat “Tak Perlu Waiting List”

oleh -11 views
oleh

Lahat, IN – Bursah Zarnubi bersama Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih meresmikan pengembangan pelayanan Hemodialisa di RSUD Lahat, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Kabupaten Lahat Dr. Ir. H. Isromaita, anggota DPRD Dapil I di antaranya Fitrizal Homizi ST MSi MM, Sumiati SPd, Andriansyah SH, Nanda Pinola Harahap, Sri Marheni Sri Wulansih, Plt Direktur RSUD Lahat dr. Dina Ekawati, Sp.PA, Kabag Hukum Arief SH, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Peresmian dilakukan usai menghadiri pembukaan rumah sakit swasta AR Bunda Assalaam. Pengembangan layanan hemodialisa ini diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan cuci darah di Kabupaten Lahat.

Dalam laporannya, Plt Direktur RSUD Lahat dr. Dina Ekawati menjelaskan bahwa proses pengembangan layanan dialisis memerlukan perjuangan panjang hingga akhirnya resmi dapat dioperasikan.

Baca Juga :  Bupati Beserta Dinas Pendidikan Kab Lahat, Berikan Bantuan Dan Buka Bersama Korban Kebakaran Pasar Bawah

“Perjalanan panjang peresmian ini kurang lebih memakan waktu dua tahun. Banyak proses dan tahapan yang harus dilalui agar semuanya terencana dengan baik. Mulai dari pengurusan izin lingkungan, pengajuan ke Kementerian Kesehatan, hingga proses validasi,” ujarnya.

Lanjut dr dina bahwa sejak menerima Surat Keputusan pada Juni 2025, pihak rumah sakit langsung melakukan berbagai persiapan administrasi dan teknis. Pada Maret 2026, layanan tersebut divalidasi dan dinyatakan memenuhi syarat hingga akhirnya mendapatkan persetujuan operasional.

Saat ini jumlah pasien yang masuk daftar tunggu (waiting list) layanan hemodialisa mencapai sekitar 100 orang. Kedepan, RSUD Lahat menargetkan penambahan hingga 50 mesin hemodialisa agar dapat berkembang menjadi pusat layanan hemodialisa di Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Proyek RSUD Lahat Rp28 Miliar Disorot Publik, Kejelasan Penanganan Dipertanyakan

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lahat, Nanda Pinola Harahap menyampaikan bahwa pihaknya telah mengikuti proses pengembangan layanan tersebut sejak awal.

“Kurang lebih dua tahun kami memantau proses ini, mulai dari persoalan air limbah hingga survei lokasi yang dilakukan dua kali. Alhamdulillah sekarang bisa berjalan lancar walaupun prosesnya cukup panjang,” katanya.

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan sektor yang sangat penting dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kedepan mungkin jumlah mesinnya akan kita tambah lagi agar pelayanan semakin efektif, karena masih banyak pasien yang harus antre,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Cik Ujang Hadiri Paripurna HUT Kabupaten Lahat ke- 153

Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar pelayanan kesehatan di RSUD Lahat terus berkembang.

“SDM-nya harus segera dilatih, pelayanan kesehatan ini membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen yang kuat demi masyarakat Kabupaten Lahat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih turut menyampaikan apresiasinya atas hadirnya pengembangan layanan dialisis tersebut.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi hadirnya layanan ini. Setelah ini diharapkan lebih banyak pasien dapat tertampung dan seluruh masyarakat yang membutuhkan bisa tercover dengan baik,” katanya.

Dengan diresmikannya pengembangan layanan hemodialisa di RSUD Lahat ini, diharapkan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan pelayanan cuci darah serta kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Lahat dapat terus meningkat.