Tabrakan Hebat Kereta Api Angkutan Batubara, Tak Mengganggu Perjalanan Kereta Api Stabas

oleh -19 views
oleh

Baturaja, IN – Tabrakan hebat yang terjadi di perlintasan Tanjung Karang – Kertapati tepatnya di empalsemen Stasiun Talangbaru, Kabupaten OKU Provinsi Sumatera Selatan, Kamis, 15/10/2026.

Insiden ini melibatkan 2 (dua) Kereta Api angkutan Batu Bara Tarahan (Baratarahan) KA 4045 dan KA 4136, dan diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.36 WIB. Sampai saat ini jalur di lokasi untuk sementara belum dapat dilalui.

Dalam informasi yang diterima, terlihat sebagian gerbong rangkaian kereta api batu bara terguling dan keluar dari jalurnya dan 2 (dua) lokomotif terguling, dari arah berlawanan lokomotif yang berdiri tegak di jalur hanya mengalamai anjlok.

Melalui akun media sosial resminya, PT Kereta Api Indonessia (KAI) menyampaikan petugas sedang melakukan pemeriksaan dan penanganan untuk memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api.

Baca Juga :  OKU Timur Tampil Sebagai Contoh dalam Dekranas PKK dan Posyandu Se-Indonesia Bagian Barat

“Proses evakuasi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api, sedangkan untuk angkutan batubara sementara stop total dan belum bisa di pastikan kapan proses evakuasi selesai, dikarenakan banyaknya gerbong yang terguling,” jelas pihak KAI dalam keterangan yang di terima awak media.

Pihak PT KAI juga menyatakan akan memberikan informasi terbaru mengenai tiket dan operasional kereta api yang melintasi jalur Stasiun Talangbaru untuk keberangkatan hari ini. Informasi tersebut akan disampaikan kepada penumpang lewat layanan WhatsApp KAI 121 melalui nomor 0811-2223-3121 atau pada media sosial resmi KAI 121.

Baca Juga :  Disamping Ongkos yang Besar, Batubara Pali Juga Dianggap Tak Menguntungkan Jika Diangkut Lewat Jalan Servo

Terkait kondisi tersebut, KAI mengimbau penumpang untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. KAI turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan operasional tersebut.

Untuk informasi selanjutnya, jalur Baturaja menuju Prabumulih masih macet total, penumpang yang memiliki jadwal perjalanan melalui lintas Stasiun Talangbaru dari arah Stasiun Kertapati, Palembang, menuju Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung, diimbau memantau informasi terbaru dari kanal resmi KAI.

“Penumpang diminta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan terima kasih,” terangnya.

Baca Juga :  SMSI Silampari Gelar Turnamen Tenis Meja Antar Wartawan, Rebut Piala SMSI Cup

Dari pantauan dan hasil investigasi awak media di lapangan, untuk Kereta Api Angkutan batubara dan penumpang tujuan Tanjung Karang – Kertapati belum dapat beroperasi masih macet di beberapa lokasi, sementara Kereta Api Kuala Stabas tujuan Baturaja – Tanjung Karang dan sebaliknya, masih aman dan tetap beroperasi.

Sementara itu 2 (dua) kru KA 4045 mengalami cedera akibat benturan tersebut. Masinis Cokro Waskito (37), yang berdomisili di Bandar Lampung, mengalami memar di kepala, sedangkan asisten masinis Ahmad Marjuki (23), yang berasal dari Jawa Tengah, menderita luka robek di sisi kanan kepala masih dalam perawatan.