Pemkab OKU Timur Launching Sipatuh Tambang

oleh -5 views
oleh

OKU Timur, IN – Pertambangan batu andesit menjadi salah satu aktivitas yang mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur. Disisi lain, kegiatan tersebut membutuhkan pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang yang tertib agar aktivitas usaha berjalan sesuai ketentuan dan tetap memperhatikan kepentingan pembangunan daerah.

 

Kondisi itu mendorong Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten meluncurkan SIPATUH TAMBANG (Pembinaan Kepatuhan Pemanfaatan Ruang Kawasan Pertambangan Batu Andesit) pada Rabu, 26 Agustus 2026 di Ruang Rapat Dinas PUTR. Inovasi yang digagas Kepala Bidang Tata Ruang Ir. Setiya Budi AF, M.T., M.M., tersebut diarahkan untuk memperkuat pembinaan kepatuhan pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan batu andesit.

 

SIPATUH TAMBANG lahir dari sejumlah persoalan yang masih dihadapi dalam pembinaan kawasan pertambangan, mulai dari pembinaan yang belum terstruktur dan berkelanjutan, koordinasi antar pemangku kepentingan yang perlu diperkuat, hingga data tata ruang dan perizinan yang belum terintegrasi secara optimal. Kondisi tersebut membuat fungsi pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang belum berjalan maksimal dan berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang.

 

Dalam sambutan Bupati OKU Timur yang disampaikan Asisten I Setda OKU Timur Drs. Dwi Supriyanto, M.M., pemerintah daerah menegaskan pentingnya penguatan tata kelola pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan. Kehadiran SIPATUH TAMBANG menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar pemanfaatan ruang berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Salurkan Bantuan Korban Kebakaran, BPBD Berikan Pelatihan Secara Merata Seluruh Kecamatan

 

Arah tersebut sejalan dengan tujuan PATUH TAMBANG, yakni meningkatkan efektivitas pembinaan kepatuhan pemanfaatan ruang, memperkuat koordinasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi informasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang penataan ruang.

 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten OKU Timur Ella Nursanti, S.T., yang mewakili Kepala Dinas PUTR, menyampaikan bahwa SIPATUH TAMBANG dibangun sebagai mekanisme pembinaan, pengendalian dan pemantauan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan batu andesit.

 

“Melalui SIPATUH TAMBANG, kami berupaya membangun mekanisme pembinaan, pengendalian, dan pemantauan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan batu andesit di Kabupaten OKU Timur.”

 

SIPATUH TAMBANG tidak hanya menempatkan pengawasan sebagai pendekatan utama. Pembinaan juga dilakukan secara preventif melalui sosialisasi, konsultasi dan edukasi kepada pelaku usaha mengenai ketentuan tata ruang, perizinan berusaha dan kewajiban pemanfaatan ruang. Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Masyarakat Tumpah Memenuhi Pinggiran Jalan Jendral Sudirman Menyaksikan Jalan Nya Para Peserta Karnapal.

 

Dalam pelaksanaannya, inovasi ini memanfaatkan website ESOK LEBIH MULIA sebagai media pembinaan digital. Website tersebut dikembangkan sebagai pusat informasi regulasi tata ruang, edukasi, publikasi kegiatan pembinaan, penyedia data kawasan pertambangan serta media komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

 

Selain itu, PATUH TAMBANG mencakup penyusunan database kawasan pertambangan batu andesit, monitoring dan evaluasi kepatuhan, serta pelibatan sejumlah perangkat daerah dan stakeholder yang berkaitan langsung dengan pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

 

Penerapan sistem tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah daerah memperoleh database kepatuhan yang terintegrasi dan dukungan data untuk pengambilan keputusan, sementara stakeholder dan pelaku usaha memperoleh akses yang lebih mudah terhadap informasi tata ruang, regulasi dan pembinaan kepatuhan.

 

Dari sisi efisiensi, pemanfaatan website, database digital dan data citra pada platform ESOK LEBIH MULIA diproyeksikan menghasilkan efisiensi anggaran sebesar Rp30,36 juta per tahun. Nilai tersebut berasal dari efisiensi kegiatan pembinaan dan sosialisasi sebesar Rp18,4 juta serta efisiensi survei lapangan melalui pemanfaatan data citra sebesar Rp11,96 juta.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Gelar Inspeksi Senpi Personel di Mapolda

 

Efisiensi tersebut menjadi salah satu manfaat penting dari digitalisasi yang dibangun. Data dan informasi yang tersedia secara digital diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada kegiatan lapangan dan dokumen fisik, sekaligus membantu organisasi mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.

 

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ir. Setiya Budi AF, M.T., M.M. selaku penggagas SIPATUH TAMBANG. Pemaparan tersebut menjelaskan konsep dan mekanisme inovasi, termasuk penguatan pembinaan, pemanfaatan teknologi informasi, pengelolaan data serta monitoring kepatuhan pemanfaatan ruang kawasan pertambangan.

 

Melalui PATUH TAMBANG menuju ESOK LEBIH MULIA, Pemerintah Kabupaten OKU Timur berupaya membangun pola pembinaan pemanfaatan ruang yang tidak hanya mengandalkan pengawasan, tetapi juga mengedepankan edukasi, data, koordinasi dan teknologi.

 

Dengan pendekatan tersebut, kegiatan pertambangan diharapkan tetap dapat mendukung pembangunan daerah, sekaligus memberikan kepastian pemanfaatan ruang dan mendorong tata kelola pertambangan yang lebih tertib, efektif, kolaboratif dan berkelanjutan.