HKP Bupati Enos; Jaga Persatuan Hormati Perbedaan dan Utamakan Kepentingan Bangsa diatas Kepentingan Pribadi dan Golongan

oleh -19 views
oleh

OKU Timur, IN – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten OKU Timur menjadi momentum untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai tersebut perlu diwujudkan dalam sikap, kebersamaan, dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu menjadi bagian dari pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) Tahun 2026 di Makam Pahlawan Jurai Komering Sakti OKU Timur, Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” dan dipimpin Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. selaku Inspektur Upacara.

Pelaksanaan upacara mengacu pada Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Dalam pedoman tersebut, rangkaian peringatan diarahkan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan komitmen mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, dan pemersatu bangsa.

Di OKU Timur, upacara diikuti unsur TNI/Polri, ASN, organisasi masyarakat, serta perwakilan pelajar. Komandan Upacara Letda Inf. Enif Eridipta Arifin, S.Pi., sedangkan Ikrar dibacakan Anggota DPRD OKU Timur Junaidi Majid.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi sekaligus mengingat kembali perjalanan bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.

Dalam konteks kehidupan pemerintahan dan masyarakat di daerah, nilai Pancasila tidak berhenti pada peringatan tahunan. Nilai persatuan, gotong royong, keadilan, kemanusiaan, serta tanggung jawab terhadap kepentingan bersama menjadi bagian yang perlu terus diwujudkan dalam pembangunan dan kehidupan sosial.

Kehadiran unsur Forkopimda dalam upacara tersebut turut menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta keutuhan kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan bangsa.

“Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga dihidupkan melalui tindakan nyata: menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menempatkan kepentingan bangsa serta masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan,” ucapnya.