Gubernur Sumsel Ground Breaking Overpass di Banjarsari Lahat

oleh -15 views
oleh

LAHAT, IN – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri kegiatan ground breaking ceremony pembangunan (Overpass) di Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Rabu (21/10/2026).

 

Pembangunan infrastruktur ini dilaksanakan oleh PT Sinar Sekawan Abadi (SSA), selaku perusahaan pengangkutan batu bara PT Bukit Bara Alam. Direktur Utama PT SSA, Putu Sastrawan, menyampaikan bahwa pembangunan flyover tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kegiatan pengangkutan batu bara sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Flyover yang direncanakan memiliki panjang sekitar 190 meter itu ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun.

Infrastruktur tersebut dibangun untuk mendukung jalur pengangkutan batu bara sepanjang kurang lebih 4 kilometer.

 

Putu Sastrawan berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai rencana, tanpa kendala berarti, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam arahannya menegaskan bahwa pembangunan flyover tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata pihak swasta dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah.

Menurutnya, pembangunan flyover ini sepenuhnya menggunakan dana non-APBD dan non-APBN, sehingga menjadi salah satu bentuk partisipasi investor dalam membangun wilayah tempat mereka menjalankan kegiatan usaha.

Baca Juga :  Warga Binaan LP Kelas II B Kayuagung Diduga Dianiaya Oknum Sipir Karena Hutang Sabu

 

Kabupaten Lahat memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, terutama batu bara dan minyak bumi. Potensi tersebut harus dikelola secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

 

“Para investor atau pengusaha sangat diharapkan dapat berkontribusi secara konkret terhadap pembangunan daerah. Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur di wilayah tempat sumber daya alam dieksploitasi,” ujar Herman Deru.

 

Gubernur juga menyoroti tingginya aktivitas pertambangan batu bara di Sumatera Selatan yang terus berkembang sejak 2018. Bahkan, produksi batu bara Sumatera Selatan saat ini telah melampaui 100 juta ton pertahun, sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.

Menurutnya, tingginya potensi batu bara harus diimbangi dengan pembangunan sarana transportasi yang memadai agar kegiatan pengangkutan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan umum.

 

Kondisi  Lahat Sumatera Selatan berbeda dengan sejumlah wilayah pertambangan di Kalimantan yang memiliki akses transportasi melalui sungai. Di Sumatera Selatan, pengembangan pertambangan batu bara perlu diiringi pembangunan infrastruktur khusus agar kegiatan operasional berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Halal Bihalal dan Silaturahmi, Ketua Forum CRS "Siap Mendukung Pembangunan Demi Kemajuan OKU Timur"

Karena itu, Herman Deru mengapresiasi inisiatif PT Sinar Sekawan Abadi dan PT Bukit Bara Alam yang berpartisipasi dalam pembangunan flyover tersebut.

Ia berharap keberadaan infrastruktur ini dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap investasi yang beroperasi di daerah mereka.

Tekankan Ketepatan Waktu dan Kepedulian Lingkungan

 

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga mengingatkan agar pembangunan flyover dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa aktivitas pembangunan hingga pengoperasian flyover nantinya tidak boleh mengganggu kehidupan masyarakat di sekitar lokasi.

Selain itu, Gubernur meminta perusahaan agar memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal, terutama untuk pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian khusus.

Sementara untuk pekerjaan yang memerlukan tenaga ahli, ia mendorong adanya transfer pengetahuan (transfer knowledge) secara bertahap agar masyarakat setempat memiliki kesempatan meningkatkan keterampilan dan kemampuan.

 

“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton. Tenaga kerja setempat harus diberdayakan agar dapat merasakan manfaat dari keberadaan investasi di daerahnya,” demikian pesan Gubernur.

Baca Juga :  Dandim 0430/Banyuasin Gelar HUT TNI Ke-77, Letkol Agus Suwanto Sebagai Pimpinan Upacara

Soroti Pelaporan Penggunaan BBM

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan juga berpesan agar pelaporan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) oleh PT Patria Niaga disampaikan kepada instansi terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pesan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap tata kelola kegiatan usaha, khususnya sektor yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dan pengangkutan batu bara.

 

Dengan dimulainya pembangunan flyover di Desa Banjarsari ini, diharapkan infrastruktur tersebut dapat menjadi solusi untuk mendukung kelancaran pengangkutan batu bara, mengurangi potensi gangguan terhadap pengguna jalan umum, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Lahat.

 

Pembangunan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan pihak swasta dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Catatan redaksi: Sebelum berita diterbitkan, sebaiknya pastikan kembali nama resmi perusahaan, jabatan Putu Sastrawan, panjang flyover, target penyelesaian, serta angka produksi batu bara Sumatera Selatan yang disampaikan Gubernur agar seluruh informasi akurat.