OKU Timur Terima Bantuan Alat Penanganan Karhutla dari Pemprov Sumsel

oleh -33 views
oleh

OKU Timur, IN – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak cukup mengandalkan kesiapan petugas ketika api muncul. Patroli, pengawasan, keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat, serta kesiapsiagaan layanan kesehatan perlu berjalan beriringan untuk menekan risiko kebakaran dan melindungi warga.

 

Hal tersebut menjadi penekanan Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., dalam koordinasi penanganan karhutla bersama Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., unsur TNI-Polri, dan pihak terkait di Posko Satgas Penanganan Karhutla Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sabtu, 10 Oktober 2026.

 

Dalam koordinasi tersebut, Bupati menegaskan pentingnya pencegahan yang disertai pengawasan dan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar ketentuan.

Baca Juga :  Truk Batu Bara Masih Melintas Dini Hari di Jalan OKU–OKU Timur, Warga Pertanyakan Aturan Larangan

 

“Dalam rapat koordinasi bersama unsur TNI-Polri dan pihak terkait, kami menegaskan pentingnya penguatan patroli, pencegahan, pengawasan, serta penindakan sesuai ketentuan hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar,” ujar Bupati.

 

Ia juga menekankan peran pemerintah desa dan masyarakat dalam mencegah karhutla, sekaligus pentingnya kesiapsiagaan layanan kesehatan bagi warga yang terdampak asap.

 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta agar lahan yang terbakar ditelusuri kepemilikan atau pihak yang mengelolanya. Jika ditemukan pelanggaran, penanganannya harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum. Ia juga mendorong pemerintah desa menyusun aturan terkait pembukaan lahan dengan mempertimbangkan kondisi dan kearifan lokal setempat.

Baca Juga :  Ketua DPRD dan Wali Kota Prabumulih Hadiri Sarasehan Nasional MPR RI di Palembang

 

Untuk mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan, Gubernur turut mengarahkan kesiapan layanan puskesmas selama 24 jam serta pelayanan pengobatan bagi warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Arahan tersebut menjadi perhatian dalam upaya perlindungan masyarakat di tengah risiko karhutla.

 

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga memberikan dukungan peralatan penanganan karhutla kepada Kabupaten OKU Timur. Bantuan tersebut terdiri atas lima set mesin berkekuatan 2 HP, dua set mesin 6 HP, tiga unit pompa apung, satu unit mesin pompa Shibaura TF 745, 30 gepeyok atau alat pemukul api, serta 30 jet shooter.

Baca Juga :  Turnamen Sepak Bola Bupati Cup OKU Timur Resmi Dibuka

 

Bupati Enos menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, peralatan menjadi salah satu unsur penting dalam kesiapsiagaan penanganan karhutla, yang perlu diiringi dengan pencegahan dan keterlibatan aktif seluruh pihak.

 

Upaya pencegahan karhutla di OKU Timur membutuhkan kerja bersama, mulai dari petugas di lapangan hingga pemerintah desa dan masyarakat. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kebakaran serta menjaga keselamatan warga dan lingkungan.