Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Diikuti 24 Kecamatan, se Kabupaten Lahat

oleh -24 views
oleh

LAHAT, IN — Lomba Masak Serba Ikan tingkat kabupaten diikuti oleh 24 kecamatan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk menampilkan kreativitas dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi keluarga dan pencegahan stunting.

Bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Lahat pada Kamis 8 Oktober 2026, dihadiri Wabup Lahat Widia Ningsih SH, MH beserta Forkompinda, para Camat, Ketua Dharmawanita, beserta organisasi wanita lainnya.

Mengawali perlombaan, Wabup, Widia Ningsih, SH., MH.,  pada arahannya mengatakan  bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar kompetisi. Menurutnya, melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi dan seimbang, terutama bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  DISKANNAK Bersama TP PKK OKU Timur Gelar Lomba Masak Serba Ikan

“Ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya kita dalam memenuhi kebutuhan gizi dan mencegah stunting,” ujarnya.
Menurut  Wabup ikan merupakan salah satu sumber protein yang penting bagi tubuh. Namun, pemenuhan gizi tetap harus dilakukan secara seimbang dengan mengonsumsi beragam jenis makanan bergizi
“Jangan sampai kita berpikir cukup makan ikan saja atau cukup dengan satu jenis makanan. Asupan gizi harus seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh,” katanya.
Widia juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi menerapkan pola makan seadanya seperti pada masa lalu. Di tengah perkembangan zaman dan modernisasi, pengetahuan masyarakat mengenai makanan bergizi harus terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-78, Kodim 0418/Palembang Gelar Perlombaan Memasak Nasi Goreng

“Di era modernisasi ini, jangan sampai kita justru tidak mengetahui makanan apa yang baik dan dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk pertumbuhan anak,”tegas Wabup

Beliau  berharap kegiatan Lomba Masak Serba Ikan pada tahun-tahun mendatang dapat melibatkan masyarakat secara lebih luas. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan para pemenang lomba, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi dalam keluarga.

Menurutnya, sosialisasi mengenai pemenuhan gizi perlu dilakukan secara lebih aktif dan menyentuh masyarakat hingga ke tingkat keluarga. Terlebih, pemenuhan gizi sejak masa awal kehidupan anak memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.
“Ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ditolak Kerjasama Diskominfo Muba, Berkas Media Online kilasnusantara.id Ditahan