Bupati menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, pondok pesantren, lembaga pendidikan, hingga masyarakat luas, untuk menjaring bibit unggul. Selain itu, ia meminta pembinaan dilakukan secara berkesinambungan melalui Training Center (TC) profesional agar kafilah siap bersaing.
“Koordinasi harus meluas, pembinaan harus serius, dan Training Center harus profesional. Kita butuh kafilah yang benar-benar siap,” tegasnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Bupati mengumumkan bahwa juara terbaik MTQ XI akan mendapatkan hadiah umroh, sekaligus menjadi Wakil OKU Timur di MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Ia juga menargetkan kafilah OKU Timur masuk tiga besar Provinsi.
Kabag Kesra Setda OKU Timur, Sigit Pramono, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat persiapan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam penyelenggaraan MTQ XI Tingkat Kabupaten OKU Timur, melakukan koordinasi teknis antar panitia, serta memastikan kesiapan pelaksanaan.




