Sebagai pemimpin daerah, dirinya berkomitmen untuk terus mendukung penuh pemenuhan hak-hak anak, “Setiap anak berhak untuk belajar, bermain, berkreasi, mengungkapkan pendapat, dan meraih mimpi-mimpinya tanpa rasa takut. Karena saya percaya kualitas masa depan OKU Timur akan ditentukan oleh bagaimana kita memperlakukan anak-anak hari ini,” jelasnya.
Bupati juga mengungkapkan rasa bangganya atas diraihnya predikat KLA kategori Nindya Tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Dirinya berharap di tahun mendatang capaian ini dapat meningkat yang lebih tinggi lagi.
“Alhamdulillah, tahun ini OKU Timur mendapat Piagam Penghargaan KLA kategori Nindya, sebuah peningkatan dari tahun sebelumnya. Capaian ini bukan hanya angka atau predikat, tetapi wujud nyata dari kerja sama, kepedulian, dan dedikasi semua pihak. Saya berharap tahun berikutnya capaian ini dapat meningkat,” tutupnya.
Pada kesempatan ini, Bupati Enos dan Bunda Literasi dr. Sheila mengajak anak-anak berdialog melalui sesi tanya jawab santai. Senyum lebar, tawa riang, dan jawaban polos dari anak-anak membuat suasana semakin akrab. Kehangatan interaksi itu mencerminkan kepedulian mendalam keduanya terhadap pendidikan, literasi, kesehatan, dan tumbuh kembang anak sebagai aset bangsa di masa depan.





