Pelatihan Manajemen Keuangan Dorong Penguatan UMKM dan Transisi Energi Berkeadilan di Kabupaten Lahat

oleh -12 views
oleh

Lahat, IN — Pelatihan bertajuk “Manajemen Keuangan untuk Peningkatan Kualitas UMKM dalam Mendorong Transisi Energi di Kabupaten Lahat” sukses diselenggarakan di Hotel Santika Lahat, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan menuju transisi energi yang berkeadilan.

Kegiatan menghadirkan berbagai materi strategis terkait pengelolaan usaha dan penguatan daya saing UMKM. Salah satu materi utama disampaikan oleh Dr. Lisa Hermawati, S.Pd., M.Si., CIQnR., CISHR mengenai pentingnya pencatatan dan laporan keuangan yang sistematis bagi UMKM.

Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pencatatan keuangan yang baik dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kontrol keuangan, mempermudah pengambilan keputusan bisnis, serta mendukung keberlangsungan usaha secara berkelanjutan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengambilan keputusan bisnis yang tepat untuk UMKM. Materi tersebut menekankan pentingnya penggunaan data, pengalaman, serta kemampuan membaca kondisi eksternal dalam menentukan strategi usaha, termasuk menghadapi perkembangan teknologi dan tren pasar yang terus berubah.

Dalam sesi lainnya, Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Hijau, Doddy S. Sukadri, memaparkan kondisi, potensi, dan tantangan transisi energi berkeadilan di Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Lahat. Ia menegaskan bahwa ketergantungan daerah terhadap sektor batubara perlu diimbangi dengan transformasi ekonomi yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, pelatihan bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang menjadi langkah penting untuk meningkatkan keterampilan dan ketahanan ekonomi masyarakat, sekaligus memastikan tidak ada pihak yang tertinggal dalam proses transisi energi.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis komunitas. Para peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, komunitas perempuan, dan pemangku kepentingan daerah terlihat aktif berdiskusi mengenai tantangan usaha, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga inovasi produk.

Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan hubungan kemitraan, pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan kenang-kenangan antara Klinik UMKM dan Yayasan Mitra Hijau. Momentum tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung pengembangan UMKM yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Lahat.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM semakin siap menghadapi perubahan ekonomi, memanfaatkan peluang usaha hijau, serta mampu meningkatkan kualitas usaha secara berkelanjutan di tengah agenda transisi energi yang terus berkembang.