Jalin Kebersamaan, Ratusan Warga OKU Timur Nobar Final Piala Dunia Spanyo dan Argentina di Balai Rakyat

oleh -92 views
oleh

OKU Timur, INSepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga merupakan ruang yang dapat menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan. Hal tersebut terlihat saat ratusan warga memadati Balai Rakyat untuk menyaksikan laga Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Pemerintah Kabupaten OKU Timur. Senin, 20/07/2026.

Di tengah antusiasme tersebut, Wakil Bupati OKU Timur, H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., turut menyaksikan pertandingan bersama masyarakat. Kehadirannya menjadi bagian dari euforia yang tercipta sepanjang laga, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang hangat, akrab, dan penuh semangat sportivitas.

Laga final berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui babak perpanjangan waktu. La Furia Roja akhirnya memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan Spanyol disambut riuh tepuk tangan dan sorak kegembiraan dari masyarakat yang memadati lokasi nobar.

Usai pertandingan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada TVRI yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan nonton bareng tersebut sehingga masyarakat dapat menikmati partai puncak Piala Dunia 2026 secara bersama-sama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TVRI yang telah memfasilitasi kegiatan nonton bareng ini. Alhamdulillah pelaksanaannya berlangsung luar biasa, masyarakat banyak yang terhibur dengan adanya nobar ini,” ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mengakui penampilan Tim Nasional Spanyol memang layak diapresiasi. Menurutnya, sejak awal dirinya menjagokan Spanyol dan hasil pertandingan membuktikan bahwa La Furia Roja tampil lebih baik hingga berhasil mengangkat trofi juara dunia.

“Kalau melihat jalannya pertandingan tadi, kita harus mengakui Spanyol bermain lebih baik. Sejak awal saya memang menjagokan Spanyol, dan malam ini mereka membuktikan kualitasnya,” katanya.

Lebih dari sekadar menyaksikan partai final sepak bola dunia, kegiatan nonton bareng ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dalam satu semangat dan kebersamaan. Di balik rivalitas selama 120 menit di lapangan, suasana di Balai Rakyat justru memperlihatkan bagaimana olahraga mampu menghadirkan kebersamaan dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.