Jalan Rusak, Anggota DPRD OKU Apresiasi Kekompakan Masyarakat 5 Desa

oleh -13 views
oleh

Baturaja, IN – Kerusakan jalan penghubung antar Desa di Kecamatan Peninjauan OKU menjadi penyebab terhambatnya warga setempat untuk mengeluarkan hasil bumi.

Bahkan kerusakan jalan di beberapa titik terutama di Desa Penilikan Kecamatan Peninjauan para pengguna jalan harus terpaksa mengurangi muatan agar bisa melewati jalan tersebut.

Jalan penghubung antar desa yang terparah terdapat 9 titik di Desa Penilikan.

Sedangkan jalur jalan yang rusak mulai dari perbatasan Desa Peninjauan menuju desa Panji Jaya.

Hal tersebut di ungkapkan Kepala Desa Penilikan Amim Handri saat meninjau perbaikan jalan di Blok B Desa Penilikan.

“Karena jalannya sudah rusak parah, dan menyulitkan mobil angkutan hasil bumi terutama karet dan sawit, kami dari 5 Desa, Penilikan, Makartitama, Makarti Jaya, Mitra Kencana secara swadaya membeli matrial untuk memperbaiki jalan,” ujar Amim Handri, Senin (20/04/2026).

Menurutnya, jika jalan poros tersebut tidak segera diperbaiki maka hasil bumi warga tidak bisa keluar untuk menjual hasil bumi.

“Kalau tidak segera diperbaiki, hasil bumi warga tidak bisa keluar, dan tidak ada jalan alternatif lain,” jelasnya.

Dijelaskan Amin Hadri, perbaikan jalan rusak tersebut tidak terlepas dari campur tangan dari Anggota DPRD OKU Muhammad Abdul Ghofur.

“Beliau (Abdul Gofur-red) yang menjadi motor penggerak swadaya perbaikan jalan tersebut, dibantu juga alat berat dari PT Pertamina Hulu Energi,” terang Amin.

Dia berharap dengan diperbaikinya jalan poros antar desa tersebut, bisa memperlancar angkutan hasil bumi warga.

Sementara itu, saat di konfirmasi Anggota DPRD OKU Dapil IV, Muhammad Abdul Ghofur mengungkapkan bahwa APBD OKU pada tahun 2026, tidak ada anggaran yang mengucur ke Dapil IV untuk perbaikan jalan.

“Kami sudah memperjuangkan usulan warga, namun di Tahun 2026 ini Dapil IV OKU yang meliputi Kecamatan Peninjauan, Sinar Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya yang terdiri dari 30 Desa hanya di anggarkan Rp 400.000.000,- itupun bukan untuk perbaikan jalan,” beber Ghofur.

Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan minimnya keuangan Pemerintah Kabupaten OKU serta efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, menjadi salah satu penyebab tidak ada anggaran untuk perbaikan jalan.

“Dana Rp 400.000.000,- yang mengucur ke Dapil IV tahun ini (2026-red), itupun bukan untuk perbaikan jalan, Dua ratus juta untuk pembangunan siring (saluran air) dan dua ratus juta untuk Air Bersih”jelasnya.

Lanjut Gofur yang juga mantan Kepala Desa Makartitama memberikan apresiasi atas kekompakan masyarakat 5 Desa untuk memperbaiki jalan rusak, semoga dengan kekompakan serta kebersamaan masyarakat memperbaiki jalan rusak, bisa memperlancar transportasi warga untuk mengakut hasil bumi.

“Kalau mau menunggu anggaran Pemkab OKU, perbaikan jalan rusak ini aktifitas warga bisa terhambat, bahkan warga tidak bisa menjual hasil bumi keluar,” tutupnya.