Bupati Enos menambahkan, antusiasme masyarakat yang memadati alun-alun Sebiduk Sehaluan adalah bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kecintaan pada tradisi masih hidup.
“Kegiatan ini mengingatkan kita untuk selalu mensyukuri nikmat kemerdekaan, menjaga persaudaraan, dan merayakannya dengan kebersamaan,” tutupnya, disambut tepuk tangan meriah warga yang hadir.
Sementara itu, Wakimin, S.Pd., M.M., selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Karnaval Budaya bertujuan untuk melestarikan budaya daerah. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 dan peraturan pemerintah terkait Pemajuan Kebudayaan, yang menekankan pentingnya penguatan tata kelola kebudayaan melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan.





